300x250 AD TOP

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Comments

Senin, 27 Oktober 2014

Tagged under: ,

Anggota Partai Ekstremis Prancis Masuk Islam

Maxence Buttey, anggota partai ekstremis sayap kanan, Front Nasional (FN), siap menghadapi resiko apapun dengan menyatakan dirinya masuk Islam. Bahkan ia menyeru rekan-rekannya agar mengikuti langkahnya untuk masuk Islam.
Surat kabar Inggris Daily Telegraph menyebutkan bahwa Buttey, berusia 22 tahun, telah menggelisahkan semua anggota partai yang dikenal anti imigran ini, dimana melalu video yang dikirimnya, ia memuji Al-Qur’an dan menganggapnya kitab suci paling ideal. Bahkan Buttey menyeru semua rekan-rekannya agar masuk Islam.
Buttey melihat bahwa “Partai Front Nasional” dan “agama Islam” memiliki banyak kesamaan. Keduanya sering diperlakukan tidak adil oleh media, dengan dicitrakan negatif. Front National (FN) sama seperti Islam membela yang lemah, menolak suku bunga tinggi sebagai dampak utang negara, dan Islam sangat menentang praktik riba.
Sementara itu, Jordan Bardella, Sekjen FN di Noisy le Grand mengatakan bahwa keanggotaan Buttey di Komisi Partai telah ditangguhkan. Bardella menambahkan bahwa agama itu adalah pilihan pribadi yang harus dihormati, namun agama tidak perlu dimasukkan dalam kegiatan politik (islammemo.cc, 25/10/2014).
Tagged under: ,

Master kontrol hisab ibadah sehari-hari



Seringkali kaum muslimin beribadah tidak ada target peningkatan, kalaupun ada saat pengajian atau saat menemukan masalah sehingga target dan semangat beribadah menggebu-gebu, itupun biasanya dalam hitungan tangan kuatnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membuat target dan kontroling dalam beribadah agar semua ibadah wajib tidak ketinggalan dan ibadah sunnah tidak terlewatkan.  Seakan – akan kita menilai ibadah kita dan kita cocokkan nanti dengan catatan malaikat, sama gk ya...


Petunjuk Master kontrol hisab ibadah sehari-hari sebagai berikut:
1.       Buka file exel Master kontrol hisab ibadah sehari-hari
2.       Sebaiknya (tidak harus) diawali dengan hari ahad (bila menyesuaikan dengan kolom)
3.       Isi dengan pilihan angka pada keterangan di bawah kolom sesuai dengan yang anda kerjakan
4.       Lakukan dengan jujur dan apa adanya
5.       Pada kolom total secara otomatis (setelah diisi) akan muncul angka total dan predikat ibadah anda. Predikat terbaik adalah mumtaz, jayyid, maqbul, dan terendah rasib. Predikat ini untuk harian, mingguan dan bulanan, jadi tidak terbatas harian saja.
6.       Berlomba-lombalah untuk senantiasa meraih predikat mumtaz disetiap harinya
7.       Pencatatan ini dilakukan setiap hari sebelum tidur malam sekaligus mengevaluasi semua perbuatan anda sehari-hari, berapa prosentasenya, apakah mayoritas kemaksiatan atau mayoritas ketaatan, anda dan Allah yang paling tahu.
8.       Lakukan secara rutin setiap hari tanpa bolong, 1 bulan Insya allah sudah ada hasilnya dan 3 bulan selanjutnya anda sudah habbit ibadah dengan mumtaza insya allah.
9.       Master ini sekedar alat kontrol, lakukan ibadah tetap lillah, bukan lil file.
10.   Alat kontrol ini sudah terprogram dengan rumus, kalau file ini dicetak maka alat kontrol tidak bisa dipakai secara otomatis. Jadi penggunaan alat ini dengan laptop/pc/tab dan semacamnya.

Download Master kontrol hisab ibadah sehari-hari di sini
Semoga dapat membantu kaum mukminin dan mukminat sekalian.

Tagged under: ,

Oleh-oleh “wisata” Haji 2014



Diakhir bulan dzulhijjah ini adalah jadwal kepulangan jama’ah haji Indonesia. Dari berbagai kota yang ada semua keluarga merindukan kehadiran salah seorang keluarga yang akan pulang dari mekah al mukaromah. Banyak tangisan sedih dan senang membasahi raut wajah keluarga. Sedih karena pulang dengan nama (meninggal dunia), senang karena pulang dengan sehat dan semakin bertaqwa kepada Allah.

Menjadi hal yang biasa di tanah jawa ketika ada keluarga yg pulang dari haji, orang-orang pada berdatangan untuk berziaroh dengan mengharap air zam-zam dan pahala doa dari orang yg pulang dari haji, maklum 40 hari pasca kepulangan dari haji doanya masih makbbul Insya Allah, apalagi kalo bergelar haji mabrur. Tidak sedikit masyaraka yang hadir dengan rombongan, meskipun tidak terlalu kenal yang penting dapat pahala dan doa.

Tahun 2014 ini banyak menyisakan kisah unik dari beberapa jamaah haji yg pulang dari mekah. Ada yang berangkat ke mekah awalnya dengan digendong karena menderita menyakit strok, alhamdulillah dengan izin Allah, sejah di arab sana penyakitnya hilang tanpa diobati dan berhasil pulang dengan seha pula tanpa pengobatan sama sekali,luar biasa, atas idzin Allah semua bisa terjadi. Ada kisah lagi seorang guru sekolah dasar yang menunaikan ibadah haji. Awalnya berangkat dengan sehat sebagaimana jamaah lainya. Setelah pulang, semua orang pada kaget. Ternyata sampai dirumah pak guru tersebut stress/gila. Sering ngobrol sendiri, ditanyai tidak nyambung, sedikit sekali yang merespon pembicaraanya. Terdengar kabar bahwa beliau berangkat haji dengan uang yang tidak halal.

Ibadah haji merupakan ibadah suci. Kesucianya akan hilang dan menjadi balak ketika uang yang dipakai untuk berangkat haji diperoleh dengan cara haram. Selain itu pula, sikap yang tidak berubah sebelum dan pasca berhaji juga seakan-akan menodai ibadah haji yang suci. Oleh karena itu, kisah di atas menjadi pelajaran penting bagi kita semua, terutama yang dalam waktu dekat mau berangkat haji agar benar-benar disiapkan segalanya, baik dana, proses manasik haji, hukum seputar haji, tempat-tempat bersejarah disana. Mempelajari manasik haji tidak harus menuggu kesiapan untuk berhaji, namun saat ini bagi anda semua penting memepelajari manasik haji, sehingga jika Allah mengundangnya untuk berhaji kita sudah siap bekalnya.

Kamis, 23 Oktober 2014

Tagged under: ,

Become Transformational Student



Hidup Mahasiswa...!
Adalah kata yang sering diucapkan oleh kakak tingkat waktu ospek kampus atau saat demonstrasi dijalanan dengan almamater kebanggaanya. Studi di kampus dengan gelar mahasiswa merupakan dambaan bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya, apalagi di jurusan dan kampus favorit. Tidak hanya sekedar menimba ilmu dikampus, mahasiswa diharapkan mampu menjadi motor penggerak masyarakat dalam pembangunan bangsa.
Pergerakan mahasiswa saat ini belum begitu masif dalam melakukan perubahan. Masih terbatas pada perbaikan yang bersifat fusngional saja, sangat jarang diskusi para aktivis mahasiswa yang memperbincangkan ke arah perubahan secara revolusi ideologi. Proses perubahan ke arah revolusi inilah yang akan anda temukan dalam materi ini.
Download materi disini

Sabtu, 04 Oktober 2014

Tagged under:

Menumbuhkan Semangat Abadi

Hari senin adalah awal pekan yang menyenangkan bagi setiap orang yang berusaha ingin menjadi lebih baik. Semangat mengawali aktivitas dengan senyuman 227 dan sapaan “assalaamu’alaykum, selamat pagi semuanya”. Bahasa tubuh juga terlihat dengan antusias menyambut hari senin, tangan melambai orang yang dikenalnya, langkah kaki ke tempat aktivitas juga optimis, mata memandang dengan jernih, wajah terlihat sehat dan berseri-seri.

Namun, itu semua tidak berlaku untuk semua orang. Ada yang bertemu dengan hari senin dengan wajah muram, “senin lagi senin lagi, kerja lagi-kerja lagi, sekolah lagi sekolah lagi, ngampus lagi ngampus lagi, dll”. Inilah dilema orang yang tidak memiliki visi dalam hidupnya. Aktivitasnya mengalir bagaikan air yang bermuara ke laut, meskipun tidak semua air berakhir di laut, ada juga yang ke comberan.

Semangat seseorang muncul tidak dengan “ujug-ujug” ada banyak faktor yang mendasarinya. Salah satu faktor tersebut adalah visi dan tujuan hidupnya itu untuk apa. Orang yang tidak memiliki visi hidup aktivitasnya mengalir bagaikan orang di atas. Namun berbeda dengan orang yang punya visi yang jelas dan mantab, mereka senantiasa optimis menjalankan roda aktivitas hidupnya, meskipun topan dan badai menerjang dalam perjalanan hidupnya.

Kebanyakan orang memiliki visi dan tujuan hidup untuk meraih puncak materi, berbahagia dengan pasangan dan keluarga besar atau mungkin “menguasai dunia”. Apakah itu salah..? tidak, tapi kurang benar. Visi dan tujuan hidup harus sesuai dengan yang membuat manusia hidup. Misal, anda beli android, agar barang tersebut bisa dipakai sesuai dengan tujuan pabriknya, maka kita harus mengikuti manual book dari barang tersebut dan kita pasti patuh terhadap aturan pabriknya. Mengapa,,? Karena kita ingin agar barang yang kita beli awet, tidak cepat rusak, tahu perawatanya dan dapat digunakan sesuai fungsinya. Coba anda perhatikan, anda manusia..? siapa yang membuat anda itu menjadi manusia,,? Siapa yang berkehendak anda hadir dalam dunia ini…? Tuhan anda, betulkan. Jikalau anda ingin bahagia dan selamat hidup di dunia ini, maka carilah dalam kitab suci anda tentang tujuan hidup tuhan menciptakan anda.

Sebagai seorang muslim, Allah SWT berfirman dalam surat adz-dzariyat ayat 56 yang artinya, “dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku”. Dari sini sangat jelas sekali bahwa yang diinginkan Allah kepada hambanya adalah beribadah, artinya berbakti dan tunduk kepada aturan main yang telah Allah tetapkan melalui perintah dan larangan-Nya. Ibadah itu banyak dan beragam macamnya, sholat, puasa, haji, infak, bekerja, menuntut ilmu di sekolah, kampus, dll. Jadi lakukan aktivitas anda untuk ibadah kepada Allah karena Allah-lah yang akan mengganjar setiap ibadah yang anda lakukan. Niatkan setiap perbuatan kita adalah ibadah agar berpahala dan bermanfaat bagi orang disekitar anda.